Hasil survei baru-baru ini menunjukkan bahwa terdapat banyak iklan perjudian online ilegal di platform Meta yang berhasil menargetkan pengguna Belanda. Pada bulan Maret 2026, analisis terhadap arsip iklan Meta mengindikasikan bahwa iklan-iklan tersebut berhasil menjangkau jutaan pengguna. Penelitian ini, yang dikelola oleh firma hukum XY Legal Solutions B.V. berkolaborasi dengan grup industri VNLOK, berfokus pada data publik dari Meta's Ads Library, terutama pada platform seperti Facebook dan Instagram.
Penemuan Krusial
Penelitian mengungkap bahwa sekitar 37,9 juta pengguna unik di Belanda melihat iklan ilegal sepanjang Maret 2026. Dengan rata-rata dua tampilan per pengguna, total tayangan mencapai 75,8 juta. Iklan-iklan tersebut mengarahkan pengguna ke 1.292 URL berbeda dan berasal dari 2.210 halaman Facebook berlainan. Otoritas Gaming Belanda (KSA) melaporkan lebih dari 4.600 insiden terkait promosi perjudian ilegal ini kepada Meta pada bulan berikutnya. Berdasarkan data KSA 2025, setiap bulan ditemukan sekitar 50.000 iklan perjudian ilegal di berbagai jejaring sosial.
Target Generasi Muda
Survei terbaru KSA menunjukkan bahwa dari 277 iklan yang dipantau, sekitar 11,2% menargetkan usia 18-23 tahun. Salah satu iklan dari Holland Casino menjangkau lebih dari 21.000 pengguna Belanda dalam rentang usia 18-24 tahun. Sekitar 38,3% iklan yang diidentifikasi dihapus atau dinonaktifkan selama masa penelitian, menunjukkan adanya tindakan penegakan dari pihak Meta. Namun, kemunculan iklan baru lebih cepat dibandingkan penghapusannya.
Polemik Tak Berujung
Persoalan iklan judi selalu menjadi topik sensitif di Belanda. Tahun 2023, larangan iklan yang tidak ditargetkan diberlakukan untuk melindungi generasi muda. Namun demikian, laporan ini menunjukkan bahwa operator ilegal masih menargetkan anak muda melalui platform media sosial. Regulator Belanda tetap berkomitmen dalam mengendalikan iklan perjudian, dengan KSA menekankan pentingnya aturan menjelang acara besar seperti Piala Dunia. Pelanggaran hukum perjudian dapat berujung pada sanksi tegas.