Genting Bhd Rencanakan Penerbitan Saham Baru, Maybank Turunkan Rekomendasi (v2)

Genting Bhd Rencanakan Penerbitan Saham Baru, Maybank Turunkan Rekomendasi (v2)

Salah satu entitas besar di Malaysia, Genting Bhd, baru saja mengumumkan rencananya untuk menerbitkan saham baru dengan tujuan menghimpun dana sekitar MYR1,25 miliar (kurang lebih USD306,1 juta). Ini adalah strategi perusahaan untuk mengelola utang serta mendukung kegiatan operasional pasca mencatat kerugian substansial.

Motivasi di Balik Penerbitan Saham

Terbitnya pengumuman ini tak lama setelah Genting mengumumkan kerugian MYR11,6 juta hingga akhir Desember 2025. Dana yang akan diraih ini diharapkan bisa meningkatkan stabilitas finansial perusahaan dan mendukung keberlangsungan usahanya. Dalam dokumen yang disampaikan ke Bursa Malaysia, penerbitan ini akan terdiri dari saham baru, namun rincian harga, rasio, dan tanggal belum dipublikasikan. Dewan direksi Genting menjanjikan informasi lebih lanjut ketika waktunya tiba.

Pemanfaatan Dana dan Strategi Utang

Dari dana yang direncanakan, sekitar MYR800 juta akan dialokasikan untuk melunasi pinjaman perusahaan dalam setahun sejak penerbitan. Sisa MYR429,5 juta akan digunakan untuk modal kerja, dan sekitar MYR20,5 juta dialokasikan untuk biaya yang terkait penerbitan saham ini.

Strategi Manajemen Utang

Per Juni lalu, total utang Genting Bhd Group dan cabangnya mencapai MYR45,25 miliar. Ini termasuk pinjaman jangka pendek sebesar MYR9,68 miliar dan pinjaman jangka panjang sebesar MYR35,58 miliar, dengan bunga antara 3,88% hingga 8,45%. Beban utang signifikan ini menjadi tantangan besar karena perusahaan terus melakukan investasi di berbagai sektor.

Tanggapan Pasar dan Penilaian Maybank

Menanggapi langkah ini, Maybank Investment Bank Bhd menurunkan rekomendasi saham Genting Bhd menjadi "jual" dengan target harga MYR1,49 per saham. Analis Maybank, Samuel Yin Shao Yang, menilai bahwa meskipun langkah ini bisa mengurangi beban bunga, dilusi laba dan nilai per saham dapat terjadi.

Pandangan Analis Lain

Lembaga lain turut menyoroti tekanan finansial Genting. Fitch Ratings menurunkan peringkatnya, mengingat belanja modal besar di Singapura dan New York yang memperlambat penurunan utang. S&P Global Ratings juga menyebutkan bahwa dengan pengeluaran dan kinerja yang lemah, perusahaan punya ruang terbatas dalam menghadapi penurunan pendapatan lebih lanjut.

Perhatian pada Proyek Resor

Genting Bhd, induk dari Genting Singapore Ltd, mengelola kasino di Resorts World Sentosa dan Genting Malaysia Bhd yang menjalankan resor lainnya. Meski menghadapi tantangan finansial besar, proyek-proyek resor ini tetap menjadi fokus utama perusahaan.